dampak facebook part II
Mei 1, 2010
Facebook adalah salah satu situs pertemanan yang sedang booming saat ini. Facebook sendiri kini telah menjadi gaya hidup bagi semua orang. Banyak orang yang menganggap bahwa tidak memiliki facebook berarti tidak mengikuti perkembangan zaman atau katakanlah tidak gaul. Mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa pun memiliki facebook. Facebook cenderung menjadi candu bagi setiap orang.
Mengupdate status, chatting, kini menjadi kebiasaan bagi setiap orang. Di manapun ia berada asalkan ada kesempatan untuk mengupdate status, pasti akan mengupdate status mereka. Entah saat belajar di sekolah maupun saat bekerja di kantor. Banyak orang yang menjadi lupa waktu karena adanya facebook, mereka rela meninggalkan pekerjaan atau pelajaran hanya untuk sekedar mengupdate status.
Facebook yang pada awalnya bermanfaat untuk mencari teman, sekarang malah salah digunakan oleh sebagian orang. Ada sebagian orang yang menggunakan facebook untuk melakukan penipuan dan sarana penjualan perempuan. Ini adalah sutu kenyataan yang sangat menyayat hati.
Di sisi lain, facebook bermanfaat sekali. Situs ini dijadikan sebagai sarana untuk berjualan, misalnya butik online. Facebook membantu sebagian orang untuk melakukan transaksi penjualan atau lebig dikenal dengan berbelanja secara online. Ini memberikan keuntungan bagi sebagian orang.
Tak hanya itu, facebook memberikan kemudahan untuk berkomunikasi dengan teman-teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Fasilitas chatting dan wall to wall yang disediakan facebook sendiri sangat bermanfaat untuk bertukar informasi atau sekedar berbincang-bincang.
Jadi pada dasarnya, kita harus pandai-pandai menggunakan teknologi itu sendiri. Jangan sampai kita dirugikan atau merugikan orang lain.






